Arsip | Tips RSS for this section

Tips Menjaga Rumah a la Syeikh Sudais


sudais-490x326IMAM Masjidil Haram, Syeikh Ahmad Sudais memberikan beberapa tips agar rumah yang menjadi tempat Kita bernaung sehat dan terhindar dari Syeitan.

Pertama tiga hari sekali buka pintu dan jendela lalu setel surat Al-Baqarah dan surat-surat Ruqyah, insya Allah Anda akan merasakan perbedaan secara pribadi atau keluarga di rumah dari godaan syetan. Berikut tips-tips beliau:

Kedua nyalakan dupa dari jintan hitam (habah sauda’) di dalam rumah dengan tetap membuka pintu dan jendela (untuk mengusir setan & kuman-kuman) sebagaimana wasiat Nabi Muhammad saw.

Ketiga Jangan menyalakan dupa sedangkan kondisi pintu rumah dan jendela dalam keadaan tertutup.

Keempat jangan menyimpan barang-barang di bawah ranjang / di atas lemari tapi simpanlah di dalam laci yang tertutup.

Kelima jangan perbanyak cermin dalam rumah tapi jika ada, sebaik-baik tempat menyimpan cermin adalah di pintu masuk.

Keenam tarik nafas panjang-panjang saat bangun tidur dan ucapkan Basmalah saat bangkit dari tidur.

Ketujuh miliki jadwal tetap untuk tidur malam.

Kedelapan senantiasa rutin membaca surat Al-Mulk sebelum tidur dapat menyelamatkan dari siksa kubur. [Dedih Mulyadi/SPU/islampos]

Cara Menghilangkan Ketombe Secara Alami


hilangkan-ketombe
Tips menghilangkan ketombe secara alami menggunakan cara tradisional dengan memakai ramuan asli indonesia yang mudah dibuat. Untuk mengatasi masalah ketombe yang membandel, anda mungkin terbiasa memilih shampoo anti ketombe atau bahkan melakukan perawatan rambut di salon kecantikan. Jika anda ingin menghilangkan ketombe memakai ramuan alami yang anda buat sendiri, cobalah cara ampuh ini.

Ketombe yang tidak mau hilang dari rambut memang menjadi masalah serius yang dapat mengurangi rasa percaya diri anda. Banyak shampoo anti ketombe yang mengatakan bisa menghilangkan ketombe secara cepat namun, bukan hal yang mudah menemukan shampoo yang cocok bagi jenis rambut anda.

Anda dapat mencoba menggunakan cara alami untuk mengatasi masalah ketombe yang susah hilang dan mudah kembali ke rambut indah anda. Ramuan tradisional yang berbahan dasar daun – daunan sudah terbukti ampuh melawan ketombe.

Selain cara pembuatan yang mudah, ramuan anti ketombe ini juga menggunakan bahan – bahan yang mudah ditemukan di sekitar anda. Tidak ada efek samping seperti rambut rontok bila anda memakai obat alami jadi, aman digunakan.

Bagaimana Cara Alami Menghilangkan Ketombe di Rambut?
+ Bahan – bahan :

5 lembar daun sop (Seledri)
5 lembar daun kangkung
1 sendok teh garam dapur
1 gelas air bersih

+ Cara membuat ramuan

Daun sop dan daun kangkung ditumbuk sampai halus kemudian campur menjadi satu
Masukkan garam dapur ke tumbukkan daun sop dan daun kangkung
Campurkan air bersih dan aduk sampai rata
Saring campuran tadi dengan kain bersih
Hasil saringan inilah yang akan dijadikan sebagai ramuan alami penghilang ketombe

+ Cara menggunakan ramuan

Pijat rambut anda secara perlahan dan merata dengan ramuan yang sudah dibuat tadi. Tunggu 30 menit kemudian cuci rambut anda dengan air bersih.
Untuk hasil yang maksimal, lakukan perawatan rambut berketombe dengan ramuan alami di atas secara teratur sampai ketombe tidak kembali lagi.

Cara menghilangkan ketombe secara alami dengan memanfaatkan ramuan tradisional yang berbahan dasar daun – daunan memang sudah terbukti ampuh untuk mengusir ketombe dari rambut anda.
Merawat rambut tidak harus memakai produk kecantikan yang mahal, anda dapat memanfaatkan khasiat alami daun seledri dan daun kangkung.

Good For Heart (Jus Sehat by Philip Sandjaja)


TESTIMONI PHILIP SANDJAJA

Waktu itu aku masuk rumah sakit dengan keluhan kalau jalan nanjak (mendaki, naik tangga) dada terasa sakit, terasa berat seperti ditekan dan sampai ngilu di lengan sebelah kiri. Dari hasil observasi segala macam test untuk jantung (ECG, Cardiac Echo, dan test-2 lainnya) sampai akhirnya setelah ditest dengan angiogram baru diketahui kalau ada penyumbatan pada pembuluh darah ke jantung di dua tempat, yang satu sudah 80% dan yang kedua 95% (ada foto yang direkam di disket).

Waktu aku menjalani angiogram dibius total dan dari selangkangan dibuka/semacam operasi kemudian dimasukkan selang kecil dan lewat selang tersebut dimasukkan cairan tertentu untuk memberi warna pada pembuluh darah ke jantung. Setelah itu lewat monitor bisa terlihat bagian mana yang terjadi penyumbatan, kemudian di rekam di disket dan alat fotografi. Berdasarkan diagnose tersebut dokter memutuskan kalau aku harus by-pass segera sebab sangat riskan menurut beliau. Akan tetapi saat itu aku belum siap sebab masih banyak tugas di college, juga pertimbanganku kalau menjalani by-pass aku sedikitnya harus tinggal di rumah sakit selama 10 hari dan tinggal di rumah, paling tidak, 2 minggu lagi sebelum bisa aktif kerja, itupun kalau tidak ada komplikasi. Selain itu, pemikiranku setelah melihat beberapa teman dan juga kakakku, setelah operasi by-pass kok rasanya kondisinya sangat menurun sekali, bahkan boleh dikatakan “invalid”.
Karena itu aku memutuskan sebaiknya operasinya ditunda dulu dan aku minta pulang saja, itupun aku harus menggunakan berbagai macam alasan sehingga bisa diijinkan setelah menandatangani pernyataan mau pulang (paksa). Memang saat aku jalan pulang terasa sekali kalau ada sesuatu yang tidak beres di dada, dan sebentar-sebentar aku harus berhenti berjalan. Bisa dibayangkan perjalanan dari tempat tinggalku ke stasiun yang normalnya bisa ditempuh 15 menit saat itu aku baru bisa sampai tujuan setelah 1 jam lebih!!! Jalanku nggremet sekali sebab terasa sesak di dada dan rasa sakit sampai lengan kiri. Sebelum kontrol untuk pertama kali setelah 1 bulan keluar dari rumah sakit, aku mencoba minum ramuan-ramuan, antara lain dengan jamur hitam-putih, tetapi aku rasakan kurang cocok sebab aku jadi mencret-mencret, lalu aku cari lagi macam-macam ramuan lain sampai akhirnya ketemu ramuan Juice Sehat tersebut.

Aku coba kok rasanya makin lama makin terasa fit di badan lalu keluhan di dada semakin menghilang, setiap aku kontrol ke dokter selalu ditanya kapan mau operasi, tetapi aku selalu minta ditunda terus sampai rasanya si dokter kurang senang. Akan tetapi keadaanku semakin sehat dan dokter juga melihat kenyataan tersebut, jadinya aku bukan ngibul. Setelah aku merasa cukup sehat dan setiap periksa dokter hasilnya positif, waktu kontrol jadi makin panjang, yang semula 1 bulan sekali, lalu 3 bulan sekali, dan sekarang 6 bulan sekali. Saat kontrol yang terakhir bulan Maret yang lalu, dokter sampai menyatakan, “sebetulnya sulit untuk mengambil keputusan untuk tidak operasi tetapi aku lihat you semakin sehat saja.” Setiap kali kontrol aku yaa nurut dokter saja mau diperiksa dengan cara apa, terakhir dengan ECG dan tidak ada kelainan. Yang penting untuk melawan suatu penyakit itu kita harus waspada terhadap apa-apa yang masuk dalam tubuh kita lewat makanan dan minuman, perilaku sehari-hari terutama jangan banyak stress dan percaya diri sendiri bahwa kalau kita sakit itu yang merasakan adalah diri kita sendiri lalu kita coba mencari jalan bagaimana untuk mengatasi. Pengetahuan kesehatan juga berperan. Juga, hendaknya kita yakin betul (berdasarkan pengetahuan yang ada) bahwa obat yang kita makan itu berkhasiat baik.

KHASIAT JUS SEHAT
Melarutkan lemak di dalam pembuluh darah serta mengurangi terjadinya penyumbatan, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol.

BAHAN
1. Garlic (bawang putih)
2. Ginger (jahe)
3. Lemon (warnanya kuning, bentuknya lonjong, bukan jeruk nipis dan bukan jeruk orange)
4. Apple Vinegar (cuka apel), beli di supermarket
5. Natural honey (madu), beli di supermarket atau pasar

CARA PEMBUATAN
01. Garlic. Pilih garlic yang besar-besar (sering disebut Garlic Kating), dikupas, lalu di-juicer sehingga menghasilkan garlic liquid (sama sekali tidak boleh dicampur dengan air)
02. Ginger. Dikupas kemudian di-juicer sehingga menghasilkan ginger liquid (sama sekali tidak boleh dicampur dengan air). Endapkan semalam. Paginya, akan tampak ada endapan di bagian bawah. Pisahkan endapan tersebut dari cairan di atasnya, dan buang endapan tersebut.
03. Lemon bisa diperas pakai perasan jeruk. Kalau mau di-juicer harus dipisahkan kulitnya. Jadi yang di-juicer hanya isi lemon di dalamnya (sama sekali tidak boleh dicampur dengan air)
04. Ketiga cairan di atas harus mempunyai ukuran yang sama. Untuk mudahnya, lakukan cara berikut:
a. Setelah Garlic di-juicer, ukur berapa cc kita mendapatkan hasilnya.
b. Ketika membuat juicer untuk Ginger, sesuaikan hasilnya untuk mendapatkan cc seperti Garlic tetapi diberi lebihan karena untuk Ginger nanti ada ampas yang akan dibuang.
c. Untuk Lemon, mudah untuk menyesuaikan ukurannya.
05. Setelah ketiganya siap, dan sudah diendapkan semalam di lemari es, lalu siapkan Apple Vinegar (Apple Cider Vinegar) dengan cc yang sama dengan Garlic.
06. Campurkan 4 macam cairan tersebut (Garlic, Ginger, Lemon, Apple Vinegar) ke dalam panci stainless steel, aduk-aduk sampai rata.
07. Lalu dimasak menggunakan panci stainless steel, dengan api kecil sehingga mendidih. Tidak boleh memakai panci alumunium!.
08. Dinginkan dan diperkirakan akan menyusut.
09. Ambil Natural Honey (madu) dengan volume yang sama dengan hasil dari 4 campuran yang telah dimasak dan menyusut.
10. Aduk hingga rata, lalu masukkan ke ke botol (dari bahan gelas) dan disimpan di lemari es. Harus tetap disimpan di lemari es (bukan di bagian freezer).

KONSUMSI
Minum setiap pagi, sebelum makan, 2 sendok makan, dicampur dengan air hangat. Simpan kembali Juice Sehat di lemari es.

ILUSTRASI BIAYA
1. 5 kg Garlic (Rp.14.000/kg) menghasilkan 800 cc 90.000
2. 2.5 kg Ginger (Rp.20.000/kg) menghasilkan 800 cc 50.000
3. 2 kg Lemon (Rp.8.000/kg) menghasilkan 800 cc 16.000
4. 2 botol Apple Vinegar (@ Rp.38.800/botol 473 cc),
sisanya disimpan. 77.600
5. Bila dicampur akan menghasilkan 4×800 cc = 3.200 cc. Maka dibutuh-kan Natural Honey/madu (Rp.70.000/botol 1.000 cc) sebanyak 3.200 cc, atau 4 botol (sisanya disimpan) 280.000
** JUMLAH 513.600

PEMBUATAN UNTUK 200 CC (ala Denayu Esther)
Sesuai anjuran di atas, tidak boleh sama sekali pakai air dan harus dimasak memakai panci kaca atau steinless steel.

BAHAN
1. Bawang putih kating + 3 ons
2. Jahe + 3.5 ons
3. Jeruk lemon + 4 ons
4. Cuka apel (Heinz) 200 cc
5. Madu 4×200 cc = 800 cc

CARA PEMBUATAN
1. Jahe diblender dan di peras ambil 200 cc lebih, endapkan 1 malam, endapan dibuang, tidak dipakai.
2. Air jahe bersama bawang putih hingga seukuran 400 cc di-blender tanpa air.
3. Tambahkan perasan jeruk lemon 200 cc dan cuka apel 200 cc
4. Keempat bahan dijadikan satu menjadi 800 cc di panci kaca atau steinless steel, lalu dimasak dengan api kecil sampai mendidih, diaduk-aduk terus selama memasak.
5. Bila sudah dingin, campurkan madu 800 cc, kemudian dituang ke dalam botol kaca, simpan di lemari es (bukan di freezer).

TAMBAHAN KETERANGAN
1. Kalau tangan tidak tahan ketika mengupas bawang putih, bisa pakai sarung tangan/rubber gloves/plastic gloves. Sebaiknya bawang putih jangan di-juicer bersama kulitnya sebab siapa tahu kulitnya mengandung pestisida atau jamur.
2. Untuk konsumen juice yang aku buat di sini ada temanku yang pakai 3 ring sudah lebih dari 5 tahun dan dia merasakan lebih segar dan tidak ada keluhan.
3. Ada juga temanku yang pada bulan Desember 2010 operasi by-pass dan mulai minum Juice Sehat ini. Dia saat ini sudah bisa kerja dan membawa mobil untuk kerja seharian (menjajakan ice cream dengan mobil/home ice cream). Tidak ada keluhan, dia kelihatan tambah segar dan dia selalu minta untuk rutin minum Juice Sehat, biasanya 3 minggu dia tilpon kalau juicenya sudah hampir habis dan minta jatah kalau aku buat.
4. Juice ini tidak hanya untuk melarutkan lemak atau menghalangi terjadinya timbunan lemak jahat tapi juga meningkatkan daya tahan tubuh. Yang pasti dan sudah dibuktikan teman-teman kalau minumnya rutin setiapo hari dan sabar, tekun, hasilnya cukup memuaskan.
good-for-heart
Heart Before
heart-after

heart-before
Heart After

Doa 5 Nabi Dalam Al Qur’an


Doa adalah senjata orang-orang beriman. Dengan memanjatkan doa, orang-orang yang beriman meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala apapun yang menjadi hajatnya, baik pertolongan, keselamatan, keberhasilan, kebaikan maupun ampunan. Dan Allah –seperti firmanNya- akan mengabulkan doa-doa hamba-Nya.

Berikut ini Doa 5 Nabi dalam Al Qur’an :

Doa Nabi Adam ‘alaihis salam

رَ‌بَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ‌ لَنَا وَتَرْ‌حَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِ‌ينَ
“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi” (QS. Al A’raf : 23)

Doa Nabi Nuh ‘alaihis salam

رَ‌بِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ ۖ وَإِلَّا تَغْفِرْ‌ لِي وَتَرْ‌حَمْنِي أَكُن مِّنَ الْخَاسِرِ‌ينَ
“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakikat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi” (QS. Huud : 47)

Doa Nabi Ibrahim ‘alaihis salam

رَ‌بِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ
وَاجْعَل لِّي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِ‌ينَ
وَاجْعَلْنِي مِن وَرَ‌ثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ
“Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang shalih. Jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan” (QS. Asy Syu’ara : 83-85)

Doa Nabi Sulaiman‘alaihis salam

رَ‌بِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ‌ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْ‌ضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَ‌حْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ
“Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih” (QS. An Naml : 19)

Doa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam

رَ‌بَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَ‌ةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ‌
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka” (QS. Al Baqarah : 201)

6 Cara aneh yang efektif menghilangkan ketombe


Menghilangkan ketombe dari kulit kepala tidaklah mudah. Pada kasus ringan, seseorang hanya perlu menemukan shampo anti-ketombe yang cocok untuknya. Namun dalam kasus berat, ketombe bisa sangat sulit untuk dihilangkan. So, shampo saja tidak cukup untuk mengatasi masalah di kulit kepala ini. Nah, berikut adalah enam cara aneh yang efektif mengatasi masalah ketombe, seperti dilansir Reader’s Digest.

1. Aspirin

Hancurkan dua tablet aspirin sampai halus. Tuangkan shampo ke telapak tangan dan campurkan dengan serbuk aspirin. Gunakan untuk keramas dan diamkan selama 1-2 menit, lalu bilas.

2. Baking Soda

Basahi rambut dan gosokkan baking soda pada kulit kepala. Bilas sampai bersih dan kering. Lakukan ini setiap kali Anda mencuci rambut, tetapi hanya gunakan baking soda tanpa shampo. Rambut akan terasa kering pada awalnya. Tetapi setelah beberapa minggu, kulit kepala akan mulai memproduksi minyak alami, membuat rambut terasa lembut dan bebas dari ketombe.

3. Jeruk nipis

Basuhkan air perasan jeruk nipis merata ke seluruh permukaan kulit kepala dan diamkan selama 5 menit. Bilas dengan air dan ulangi cara ini setiap hari sampai ketombe hilang.

4. Obat kumur

Untuk mengobati masalah ketombe yang parah, cuci rambut dengan shampo, kemudian bilas dengan obat kumur yang mengandung alkohol. Cara aneh ini cukup efektif untuk membunuh bakteri dan jamur yang menyebabkan ketombe di kulit kepala.

5. Garam

Taburkan garam merata ke seluruh kulit kepala dan pijat perlahan. Selain mempercepat pengelupasan kulit mati, garam bisa menyingkirkan bakteri dan jamur yang bersemayam di kulit kepala.

6. Cuka sari apel

Cuci rambut dengan shampo lalu bilas. Kemudian gunakan campuran segelas air dan dua sendok makan cuka sari apel untuk membasuh kulit kepala. Biarkan sejenak dan bilas. Anda juga dapat melawan ketombe dengan membasuh 3 sendok makan cuka sari apel pada rambut dan memijat kulit kepala dengan itu sebelum keramas. Tunggu beberapa menit, lalu bilas dan cuci rambut seperti biasa.

Inilah beberapa cara unik untuk melawan ketombe. Ingat, terkadang sesuatu yang sepele bisa menjadi serius jika tidak ditangani dengan baik. Pastikan bahwa Anda rajin membersihkan rambut terutama setelah melakukan aktivitas fisik yang membuat tubuh berkeringat lebih.

8 Kemungkaran di Hari Raya


Hari raya ‘Idul Fithri adalah hari yang selalu dinanti-nanti kaum muslimin. Tak ada satu pun di antara kaum muslimin yang ingin kehilangan moment berharga tersebut. Apalagi di negeri kita, selain memeriahkan Idul Fithri atau lebaran, tidak sedikit pula yang berangkat mudik ke kampung halaman. Di antara alasan mudik adalah untuk mengunjungi kerabat dan saling bersilaturahmi. Namun ada beberapa hal yang perlu dikritisi saat itu, yaitu beberapa amalan yang keliru dan mungkar. Satu sisi, amalan tersebut hanyalah tradisi yang memang tidak pernah ada dalil pendukung dalam Islam dan ada pula yang termasuk maksiat.

Pertama: Tasyabbuh (meniru-niru) orang kafir dalam berpakaian. Terutama kita lihat bagaimana model pakaian muda-mudi saat ini ketika hari raya, tidak mencerminkan bahwa mereka muslim ataukah bukan. Sulit membedakan ketika melihat pakaian yang mereka kenakan. Sungguh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam telah bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka”[1] Menyerupai orang kafir (tasyabbuh) ini terjadi dalam hal pakaian, penampilan dan kebiasaan. Tasyabbuh di sini diharamkan berdasarkan dalil Al Qur’an, As Sunnah dan kesepakatan para ulama (ijma’).[2]

Kedua: Mendengarkan dan memainkan musik/nyanyian/nasyid di hari raya. Imam Al Bukhari membawakan dalam Bab “Siapa yang menghalalkan khomr dengan selain namanya” sebuah riwayat dari Abu ‘Amir atau Abu Malik Al Asy’ari telah menceritakan bahwa dia tidak berdusta, lalu beliau menyampaikan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِى أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ ، وَلَيَنْزِلَنَّ أَقْوَامٌ إِلَى جَنْبِ عَلَمٍ يَرُوحُ عَلَيْهِمْ بِسَارِحَةٍ لَهُمْ ، يَأْتِيهِمْ – يَعْنِى الْفَقِيرَ – لِحَاجَةٍ فَيَقُولُوا ارْجِعْ إِلَيْنَا غَدًا . فَيُبَيِّتُهُمُ اللَّهُ وَيَضَعُ الْعَلَمَ ، وَيَمْسَخُ آخَرِينَ قِرَدَةً وَخَنَازِيرَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

“Sungguh, benar-benar akan ada di kalangan umatku sekelompok orang yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan alat musik. Dan beberapa kelompok orang akan singgah di lereng gunung dengan binatang ternak mereka. Seorang yang fakir mendatangi mereka untuk suatu keperluan, lalu mereka berkata, ‘Kembalilah kepada kami esok hari.’ Kemudian Allah mendatangkan siksaan kepada mereka dan menimpakan gunung kepada mereka serta Allah mengubah sebagian mereka menjadi kera dan babi hingga hari kiamat.”[3] Jika dikatakan menghalalkan musik, berarti musik itu haram.[4]

Ibnu Mas’ud mengatakan, “Nyanyian menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan sayuran.” Fudhail bin Iyadh mengatakan, “Nyanyian adalah mantera-mantera zina.” Adh Dhohak mengatakan, “Nyanyian itu akan merusak hati dan akan mendatangkan kemurkaan Allah.”[5]

Imam Asy Syafi’i rahimahullah berkata, “Nyanyian adalah suatu hal yang sia-sia yang tidak kusukai karena nyanyian itu adalah seperti kebatilan. Siapa saja yang sudah kecanduan mendengarkan nyanyian, maka persaksiannya tertolak.”[6] Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, “Tidak ada satu pun dari empat ulama madzhab yang berselisih pendapat mengenai haramnya alat musik.”[7]

Ketiga: Wanita berhias diri ketika keluar rumah. Padahal seperti ini diharamkan di dalam agama ini berdasarkan firman Allah,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu ber-tabarruj seperti orang-orang jahiliyyah pertama.” (QS. Al Ahzab: 33). Abu ‘Ubaidah mengatakan, “Tabarruj adalah menampakkan kecantikan dirinya.” Az Zujaj mengatakan, “Tabarruj adalah menampakkan perhiasaan dan setiap hal yang dapat mendorong syahwat (godaan) bagi kaum pria.”[8] Seharusnya berhias diri menjadi penampilan istimewa si istri di hadapan suami dan ketika di rumah saja, dan bukan di hadapan khalayak ramai.

Keempat: Berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahrom. Fenomena ini merupakan musibah di tengah kaum muslimin apalagi di hari raya. Tidak ada yang selamat dari musibah ini kecuali yang dirahmati oleh Allah. Perbuatan ini terlarang berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam,

كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ

“Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.”[9] Jika kita melihat pada hadits di atas, menyentuh lawan jenis -yang bukan istri atau bukan mahrom- diistilahkan dengan zina. Hal ini berarti menyentuh lawan jenis adalah perbuatan yang haram karena berdasarkan kaedah ushul ‘apabila sesuatu dinamakan dengan sesuatu lain yang haram, maka menunjukkan bahwa perbuatan tersebut juga haram’.”[10]

Lihat pula bagaimana contoh dari suri tauladan kita sendiri. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنِّي لَا أُصَافِحُ النِّسَاءَ إِنَّمَا قَوْلِي لِمِائَةِ امْرَأَةٍ كَقَوْلِي لِامْرَأَةٍ وَاحِدَةٍ أَوْ مِثْلِ قَوْلِي لِامْرَأَةٍ وَاحِدَةٍ

“Sesungguhnya aku tidak akan bersalaman dengan wanita. Perkataanku terhadap seratus wanita adalah seperti perkataanku terhadap seorang wanita, atau seperti perkataanku untuk satu wanita.“[11]

Kelima: Mengkhususkan ziarah kubur pada hari raya ‘ied. Kita memang diperintahkan untuk ziarah kubur sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

فَزُورُوا الْقُبُورَ فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الْمَوْتَ

“Sekarang ziarah kuburlah karena itu akan lebih mengingatkan kematian.”[12] Namun tidaklah tepat diyakini bahwa setelah Ramadhan adalah waktu terbaik untuk menziarahi kubur orang tua atau kerabat (yang dikenal dengan “nyadran”). Kita boleh setiap saat melakukan ziarah kubur agar hati kita semakin lembut karena mengingat kematian. Masalahnya, jika seseorang mengkhususkan ziarah kubur pada waktu tertentu dan meyakini bahwa setelah Ramadhan (saat Idul Fithri) adalah waktu utama untuk nyadran atau nyekar. Ini sungguh suatu kekeliruan karena tidak ada dasar dari ajaran Islam yang menuntunkan hal ini.

Keenam: Tidak sedikit dari yang memeriahkan Idul Fithri meninggalkan shalat lima waktu karena sibuk bersilaturahmi. Kaum pria pun tidak memperhatikan shalat berjama’ah di masjid. Demi Allah, sesungguhnya ini adalah salah satu bencana yang amat besar. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,

الْعَهْدُ الَّذِى بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ

“Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat. Barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir.”[13]

‘Umar bin Khottob rahimahullah pernah mengatakan di akhir-akhir hidupnya,

لاَ إِسْلاَمَ لِمَنْ تَرَكَ الصَّلاَةَ

“Tidaklah disebut muslim orang yang meninggalkan shalat.”[14]

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Kaum muslimin tidaklah berselisih pendapat (sepakat) bahwa meninggalkan shalat wajib (shalat lima waktu) dengan sengaja adalah dosa besar yang paling besar dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, zina, mencuri, dan minum minuman keras. Orang yang meninggalkannya akan mendapat hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat.”[15]

Adapun mengenai hukum shalat jama’ah, menurut pendapat yang kuat adalah wajib bagi kaum pria. Di antara yang menunjukkan bahwa shalat jama’ah itu wajib adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ بِحَطَبٍ فَيُحْطَبَ ، ثُمَّ آمُرَ بِالصَّلاَةِ فَيُؤَذَّنَ لَهَا ، ثُمَّ آمُرَ رَجُلاً فَيَؤُمَّ النَّاسَ ، ثُمَّ أُخَالِفَ إِلَى رِجَالٍ فَأُحَرِّقَ عَلَيْهِمْ بُيُوتَهُمْ

”Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, ingin kiranya aku memerintahkan orang-orang untuk mengumpulkan kayu bakar, kemudian aku perintahkan mereka untuk menegakkan shalat yang telah dikumandangkan adzannya, lalu aku memerintahkan salah seorang untuk menjadi imam, lalu aku menuju orang-orang yang tidak mengikuti sholat jama’ah, kemudian aku bakar rumah-rumah mereka”.[16]

Imam Asy Syafi’i rahimahullah mengatakan,

وَأَمَّا الجَمَاعَةُ فَلاَ اُرَخِّصُ فِي تَرْكِهَا إِلاَّ مِنْ عُذْرٍ

“Adapun shalat jama’ah, aku tidaklah memberi keringanan bagi seorang pun untuk meninggalkannya kecuali bila ada udzur.”[17]

Ketujuh: Begadang saat malam ‘Idul Fitri untuk takbiran hingga pagi sehingga kadang tidak mengerjakan shalat shubuh dan shalat ‘ied di pagi harinya. Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.”[18]

Ibnu Baththol menjelaskan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat ‘Isya karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat shubuh berjama’ah. ‘Umar bin Al Khottob sampai-sampai pernah memukul orang yang begadang setelah shalat Isya, beliau mengatakan, “Apakah kalian sekarang begadang di awal malam, nanti di akhir malam tertidur lelap?!”[19]

Takbiran yang dilakukan juga sering mengganggu kaum muslimin yang hendak beristirahat padahal hukum mengganggu sesama muslim adalah terlarang. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

“Muslim (yang baik) adalah yang tidak mengganggu muslim lainnya dengan lisan dan tangannya.”[20] Ibnu Baththol mengatakan, “Yang dimaksud dengan hadits ini adalah dorongan agar seorang muslim tidak menyakiti kaum muslimin lainnya dengan lisan, tangan dan seluruh bentuk menyakiti lainnya. Al Hasan Al Bashri mengatakan, “Orang yang baik adalah orang yang tidak menyakiti walaupun itu hanya menyakiti seekor semut”.”[21] Perhatikanlah perkataan yang sangat bagus dari Al Hasan Al Basri. Seekor semut kecil saja dilarang disakiti, lantas bagaimana dengan manusia yang punya akal dan perasaan disakiti dengan suara bising atau mungkin lebih dari itu?!

Kedelapan: Memeriahkan ‘Idul Fithri dengan petasan. Selain mengganggu kaum muslimin lain sebagaimana dijelaskan di atas, petasan juga adalah suatu bentuk pemborosan. Karena pemborosan kata Ibnu Mas’ud dan Ibnu ‘Abbas adalah menginfakkan sesuatu bukan pada jalan yang benar. Qotadah mengatakan, “Yang namanya tabdzir (pemborosan) adalah mengeluarkan nafkah dalam berbuat maksiat pada Allah, pada jalan yang keliru dan pada jalan untuk berbuat kerusakan.”[22] Allah Ta’ala berfirman,

وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’: 26-27). Ibnu Katsir mengatakan, “Allah ingin membuat manusia menjauhi sikap boros dengan mengatakan: “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan”. Dikatakan demikian karena orang yang bersikap boros menyerupai setan dalam hal ini.[23]

Akhir kata: “Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.” (QS. Hud: 88)

Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel http://www.muslim.or.id

Referensi:
[1] HR. Ahmad dan Abu Daud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ (1/269) mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Irwa’ul Gholil no. 1269.

[2] Lihat penukilan ijma’ (kesepakatan ulama) yang disampaikan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Iqtidho’ Ash Shirotil Mustaqim, Wazarotu Asy Syu-un Al Islamiyah, cetakan ketujuh, tahun 1417 H, 1/363.

[3] Diriwayatkan oleh Bukhari secara mu’allaq dengan lafazh jazm/ tegas.

[4] Hadits di atas dinilai shahih oleh banyak ulama, di antaranya adalah: Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Al Istiqomah (1/294) dan Ibnul Qayyim dalam Ighatsatul Lahfan (1/259). Penilaian senada disampaikan An Nawawi, Ibnu Rajab Al Hambali, Ibnu Hajar dan Asy Syaukani –rahimahumullah-.

[5] Lihat Talbis Iblis, Ibnul Jauzi, Darul Kutub Al ‘Arobi, cetakan pertama, 1405 H, hal. 289.

[6] Lihat Talbis Iblis, 283.

[7] Majmu’ Al Fatawa, 11/576-577.

[8] Lihat Zaadul Masiir, Ibnul Jauzi, Al Maktab Al Islami, 6/379-380.

[9] HR. Muslim no. 6925

[10] Lihat Taysir Ilmi Ushul Fiqh, Abdullah bin Yusuf Al Judai, Muassasah Ar Royan, cetakan ketiga, 1425 H, hal. 41.

[11] HR. Malik 2/982. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.

[12] HR. Muslim no. 976.

[13] HR. An Nasa’i no. 463, Tirmidzi no. 2621, Ibnu Majah no. 1079 dan Ahmad 5/346. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.

[14] Ash Sholah wa Hukmu Tarikiha, Ibnul Qayyim, Dar Al Imam Ahmad, cetakan pertama, 1426 H, hal. 41.

[15] Ash Sholah, hal. 7.

[16] HR. Bukhari no. 644 dan Muslim no. 651, dari Abu Hurairah.

[17] Ash Sholah wa Hukmu Tarikiha, hal. 107

[18] HR. Bukhari no. 568

[19] Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, Asy Syamilah, 3/278.

[20] HR. Bukhari no. 10 dan Muslim no. 40

[21] Syarh Al Bukhari, 1/38.

[22] Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, Muassasah Qurthubah, 8/474-475.

[23] Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 8/474.

SUMBER:http://ayotobat.com/2012/08/20/8-kemungkaran-di-hari-raya/

Manfaat Garam


REPUBLIKA.CO.ID, Garam membuat cita rasa makanan menjadi sempurna. Ia juga bisa membantu saat kita kepepet menghadapi masalah-masalah kecil di rumah. Berikut beberapa manfaat garam yang menurut pengalaman banyak orang dalam kehidupan sehari-hari:

* Untuk membersihkan kuningan. Campur garam tepung, garam, dan cuka dalam porsi sama banyak untuk membuat pasta. Gosokkan pasta pada benda-benda yang terbuat dari kuningan. Tinggalkan selama sekitar satu jam. Kemudian bersihkan dengan kain lembut atau jiwa. Dan, gosok mengkilap dengan kain kering.

* Membersihkan noda pada peralatan perak. Gosok bagian yang bernoda dengan garam. Kemudian, cuci bersih.

* Membersihkan noda pada permukaan tembaga. Bubuhi garam pada permukaan tembaga yang ingin dibersihkan. Gosok dengan kain yang sudah direndam lebih dahulu pada larutan cuka.

* Membersihkan talenan. Setelah mencuci talenan dengan air dan sabun, gosokkan talenan dengan kain basah yang sebelumnya direndam dengan air garam. Berdasarkan pengalaman orang yang selalu melakukannya, bila cara ini selalu dilakukan akan membuat papan talenan semakin bersih bersinar.

* Mencerahkan warna kain. Agar warnanya cerah, tirai yang memudar bisa dicuci dalam larutan garam. Caranya, gosok tirai cepat-cepat dengan kain yang telah dicelupkan dalam larutan garam kental dan peraslah.

* Membersihkan noda kekuningan pada seprai. Rebuslah kain dengan noda kekuningan itu selama satu jam dalam air yang sudah diberi larutan garam dan soda kue.